Minggu, 18 Desember 2016

Mean Median Modus Geometric Mean Weighted Mean




Mean Mean adalah sebuah rata-rata dari data yang diperoleh berupa angka. Mean adalah "Jumlah nilai-nilai dibagi dengan jumlah individu" (Sutrisno Hadi; 1998)

Contoh: ada tiga orang berpenghasilan dalam satu harinya masing-masing sebesar 40 ribu 75 ribu dan 35 ribu.

Maka sudah bisa dipastikan jika dijadikan satu, rata-rata penghasilan mereka dalam satu hari adalah 50 ribu.
Hasil ini diperoleh dari sebuah perhitungan sangat rumit dan panjang sekali yaitu: Rata-rata penghasilan = (40+75+35) : 3 = 150 : 3 = 50

Sehingga dapat disimpulkan bahwa mencari nilai M dapat dilakukan dengan cara berikut:
M = ∑X : N

Dalam menghitung Mean, dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya: Rata-rata Hitung Rata-rata Ukur Rata-rata Harmonis



Jumlah Mean Kelompok
Dengan menentukan rata-rata sementara,( rata-rata yang diduga) Xs, yaitu biasanya diambil dari titik tengah dari frekuensi terbesar. Kemudian, menghitung besarnya simpangan tiap nilai tengah terhadap rata-rata sementara, dengan rumus 




Menghitung Median
Median dapat diartikan sebagai sebuah pembatas yaitu yang membatasi suatu nilai menjadi dua bagian 50 persen untuk nilai atas dan 50 persen untuk nilai bawah.

Median bukanlah sebuah nilai yang menjadi miliki kelompok atas dan kelompok bawah.
Median merupakan data numerik yang terdiri atas n skor diurutkan mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar atau bisa disebut juga statistik urutan.
Contoh diperoleh data hasil ujian siswa yaitu:
6, 7, 8, 6, 9, 7, 8, 6,
Untuk menentukan mediannya terlebih dahulu urutkan data yang sudah diperoleh mulai dari kecil. Sehingga datanya menjadi
6, 6, 6, 7, 7, 8, 8, 9,
Median 
= (X(n/2) + X(n+1)/2)/2
= (X(8/2) + X(8/2+2))/2
= (X4 + X5)/2
= (7+7)/2
= 7

  • Jika banyak data ganjil maka Me adalah data yang terletak tepat yang ditengah setelah diurutkan · Jika banyak data genap maka Me adalah ratarata dari dua data yang terletak di tengah setelah diurutkan.
  • CONTOH : Tentukan Median dari data

    ª 6, 7, 3, 4, 8, 9, 4
    ª 5, 6, 3, 7, 5, 5, 9, 8

     CONTOH SOAL

     The Results:


    Menghitung Modus

    Dalam Statistik, modus digunakan untuk menyatakan fenomena yang paling banyak terjadi. 
    Modus adalah data yang paling sering muncul atau yang memiliki frekuensi terbanyak.
    a. Modus Data Tunggal
    Sekumpulan data : 2, 3, 4, 4, 5
    Maka modusnya adalah 4 muncul 2 kali.

    Sekumpulan data : 3, 3, 3, 4, 4, 5, 5, 5, 6, 9
    Maka modusnya adalah 3 dan 5 masing-masing muncul 3 kali.

    Sekumpulan data : 3, 4, 5, 6, 7
    Maka modusnya tidak ada.
    Modus Data Berkelompok
    Rumus modus dengan data berkelompok
    contoh soal:
    tentukan modus dari

    Jawab:

    Frekuensi paling banyak adalah 9 pada interval 31 – 35.
    Jadi kelas modus pada interval 31 – 35.
    Tb = 30,5
    p = 5
    d1 = 9 – 8 = 1
    d2 = 9 – 6 = 3









    FORMULASI MENGGUNAKAN EXCEL




    TOOLS -> DATA-ANALYSIS -> DESKRIPTIF STATISTIK








    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar